Lewati ke konten utama

Muluskan Realisasi Ibukota Papua Tengah, Kabupaten Mimika Kembali ke Wilayah Adat Bomberay

fajar PapuaPenulis
15.27 WIT3 menit baca5 dibaca
IMG-20210126-WA0101
IMG-20210126-WA0101Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika akan mengundang Bupati Kaimana dan Bupati Fakfak untuk membahas Pemekaran Provinsi Papua Tengah di wilayah Adat Bomberay.

"Memang secara lisan saya sudah pernah bicara dengan kedua bupati tersebut. Namun karena ini kita bicara soal pemekaran dengan pembagian wilayah adat maka kami harus duduk sama-sama dengan Kaimana dan Fakfak serta Kabupaten Nduga. Nantinya hasilnya akan kami bawa ke DPR RI, Kementrian Dalam Negeri, Menkopolhukam, DPD RI, dan beberapa lembaga Negara lainnya,” kata Bupati Omaleng.

Sebagai penanggungjawab pemekaran Provinsi Papua Tengah, Bupati Omaleng juga berjanji secepatnya akan mengundang ketiga bupati tersebut. "Saya yakin jika bicara soal wilayah adat bomberay, Pemkab Kaimana dan Fakfak serta Nduga pasti menerima karena secara adat orang Kamoro dan Amungme.(mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.