Lewati ke konten utama

Marak Penjualan Burung "Merpati Hutan" di Pomako, BKSD Diminta Cek Apakah Burung Langka

RedaksiPenulis
03.05 WIT1 menit baca20 dibaca
Burung merpati hutan yang marak dijual di Pomako
Burung merpati hutan yang marak dijual di PomakoFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Penjualan burung merpati hutan marak di Pomako. Harga burung sebesar burung merpati piaraan itu berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu perekornya.

Selama dua hari, Sabtu (31/7) dan Minggu (1/8), wartawan fajarpapua.com mendatangi Kampung Cenderawasih Pomako.

Sesuai pantauan, tampak sejumlah pemuda membawa puluhan ekor burung merpati hutan siap jual.

"Hanya Rp 30 ribu satu ekor. Kalau ambil empat ekor nanti kasih lebih," ungkap seorang pria.

Rian Febrianto, warga yang membeli dua ekor burung merpati hutan mengaku menaruh rasa iba pada burung-burung unik tersebut.

"BKSD coba cek apakah burung ini langka atau tidak. Kalau langka yang penangkapan harus dihentikan," paparnya.

Pada Minggu, fajarpapua.com kembali mendatangi Pomako, penjualan juga sangat marak. Bahkan jumlah diperkirakan mencapai ratusan ekor.

Seorang penjual mengaku burung tersebut didapat melalui cara dijerat.

"Burung ini tidak liar, biasa mereka terbang gerombolan. Kita pasang saja jerat di ranting-ranting, pasti dapat," tutur penjual tersebut.(red)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.