Lewati ke konten utama

Hingga 1 April 2024, Jumlah Kematian Babi Akibat ASF di Timika Capai 5.819 Ekor

Redaksi FPPenulis
04.38 WIT2 menit baca27 dibaca
IMG 20240403 WA0052
IMG 20240403 WA0052Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika mencatat hingga 1 April 2024, sebanyak 5.819 ekor ternak babi mati terkena African Swine Fever (ASF) .

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, dr. Sabelina Fitriani kepada wartawan, Rabu (3/4).

Angka kematian ternak babi akibat ASF tersebut didapat pihaknya berdasar perhitungan angka kematian dari setiap distrik.

"Perhitungan berdasar data perdistrik yang masuk ke dinas dan saat ini sudah mencapai 5.819 ekor babi yang mati akibat ASF ya," ujarnya.

Sabelina mengatakan, menurut data yang ada wilayah Kabupaten Mimika terbagi dalam empat wilayah zona penularan yakni hijau, kuning, dan merah.

"Wilayah ini kita bagi menjadi beberapa zona dengan tujuan untuk melihat wilayah mana yang perlu diwaspadai. Untuk area hijau atau aman ada dua distrik yaitu iwaka kemudian Distrik Kwamki Narama," jelasnya.

Sedangkan untuk wilayah kuning atau perlu perhatian ada Distrik Kuala Kencana dan ada dua Distrik yang mendapatkan zona merah yaitu Distrik Mimika Baru dan Distrik Wania.

"Jadi untuk Distrik Kuala Kencana ada sebanyak 146 ekor, dan warna merah Distrik Mimika Baru 2.787 ekor dan Distrik Wania 2.017 ekor, ini untuk data sampai tanggal 1 April kemarin,"ujarnya

Dirinya berharap untuk beberapa Distrik yang masih zona kuning dan merah lebih memperhatikan ternaknya dengan lebih baik sehingga tidak ada lagi babi yang mati.

" Kami berharap para pemilik ternak sadar akan kebersihan terutama beberapa wilayah yang zona merah itu, dan kuning sehingga tidak ada lagi kenaikkan angka," tutupnya. (moa)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.