BERITA UTAMAMIMIKAPAPUA

Gelar Pleno, KPU Mimika Tetapkan 227.425 Pemilih pada Triwulan I 2026

520
×

Gelar Pleno, KPU Mimika Tetapkan 227.425 Pemilih pada Triwulan I 2026

Share this article
Penyerahan Berita Acara KPU Mimika kepada Bawaslu Mimika dalam Rapat Pleno Terbuka Pemuktahiran Data.

Timika, fajarpapua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026, yang berlangsung di ruang rapat KPU Mimika, Kamis (2/4/2026).

Dalam pleno tersebut, KPU Mimika secara resmi menetapkan jumlah pemilih sebanyak 227.425 orang yang tersebar di 18 distrik dan 152 kampung/kelurahan. Dari jumlah itu, terdiri atas 119.122 pemilih laki-laki dan 108.303 pemilih perempuan.

iklan

Divisi SDM KPU Mimika, Agustinus Tutupahar menjelaskan, penetapan ini merupakan hasil rekapitulasi data pemilih berkelanjutan periode Januari hingga Maret 2026. Proses pleno sendiri dilaksanakan secara kombinasi, baik tatap muka maupun virtual, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Pleno sudah kami laksanakan dan angka pemilih 227.425 ini sudah sah ditetapkan. Namun data ini bersifat dinamis dan akan terus diperbarui pada triwulan berikutnya,” ujar Agustinus.

Ia menambahkan, dalam pleno tersebut turut hadir unsur Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Badan Pusat Statistik (BPS) yang memberikan masukan terhadap validitas data.

KPU Mimika juga menaruh perhatian terhadap pemilih pemula yang dinilai masih menghadapi kendala, terutama terkait kepemilikan KTP elektronik.

Menurut Agustinus, pihaknya telah menyiapkan program sosialisasi khusus yang akan dilaksanakan pada Agustus hingga Oktober 2026, dengan menyasar enam sekolah menengah atas (SMA) di Mimika.

“Pemilih pemula ini sering terkendala karena belum memiliki KTP elektronik, sehingga saat pemilu mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya secara maksimal. Ini yang akan kami dorong melalui sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah,” jelasnya.

Ia berharap, melalui langkah tersebut kesadaran generasi muda untuk mengurus administrasi kependudukan dapat meningkat, sehingga mereka dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Mimika, Frans Wetipo mengapresiasi kinerja KPU dalam melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.

Namun, ia mengingatkan bahwa persoalan data pemilih masih menjadi potensi konflik dalam setiap penyelenggaraan pemilu di Mimika. Oleh karena itu, pengawasan dan sosialisasi perlu diperkuat.

“Dari data yang kami cermati, terdapat penambahan sekitar 2.911 pemilih baru sejak 2024 hingga 2026. Ini menunjukkan dinamika yang harus terus diawasi bersama,” kata Frans.

Ia menyatakan, Bawaslu akan terus melakukan pengawasan melekat terhadap seluruh proses pemutakhiran data pemilih, sekaligus mendorong edukasi kepada masyarakat untuk mencegah potensi persoalan di kemudian hari.

“Kami harap ke depan, sosialisasi terutama kepada pemilih pemula bisa lebih masif, agar potensi konflik akibat data pemilih dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Dengan penetapan ini, KPU Mimika memastikan proses pemutakhiran data pemilih akan terus berlanjut secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi di daerah. (moa)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP