Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Jamaah Haji Asal Mimika Kloter 29 Makassar Keluar dari RS Saudi Arabia Jelang Pelaksanaan Armuzna

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca10 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Kabar menggembirakan datang dari jamaah haji asal Kabupaten Mimika yang tergabung dalam Kloter 29 Embarkasi Makassar.

Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi akibat gangguan kesehatan, jamaah tersebut dikabarkan telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit menjelang pelaksanaan Armuzna.

Armuzna sendiri merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina, tiga lokasi krusial di Arab Saudi yang menjadi tempat pelaksanaan puncak ibadah haji.

Fase ini berlangsung pada 8-13 Zulhijah, di mana jemaah melakukan wukuf, mabit, dan melontar jumrah. Ini adalah fase terpadat dan paling krusial dalam rangkaian haji.

Informasi tersebut disampaikan Pembimbing Ibadah Haji Kloter 29 Makassar, H. Muhammad Hatta pada Senin (25/5).

“Alhamdulillah. Qadarullah salah satu jamaah kami keluar dari RS Saudi sebelum Armuzna,” ujar Hatta dalam keterangannya.

Jamaah yang sebelumnya dirawat diketahui bernama Ny. Rasia, jamaah asal Kabupaten Mimika yang sempat mengalami keluhan sakit pada bagian ulu hati hingga menjalar ke belakang tubuh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, jamaah tersebut mengalami pembengkakan pada jantung sebelah kiri sehingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit Arab Saudi.

Dengan kondisi yang mulai membaik dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit, jamaah tersebut diharapkan dapat kembali melanjutkan rangkaian ibadah hajinya bersama rombongan Kloter 29.

Armuzna sendiri merupakan rangkaian puncak ibadah haji yang meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina.

Tahapan ini menjadi momentum paling penting dalam pelaksanaan ibadah haji sehingga kondisi kesehatan jamaah menjadi perhatian utama petugas haji Indonesia.

Sebelumnya, jamaah haji asal Mimika tergabung dalam Kloter UPG-29 Embarkasi Makassar bersama jamaah dari sejumlah daerah di Papua seperti Biak, Asmat, Mappi, Kabupaten Jayapura, dan Merauke.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Kloter 29 diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada 12 Mei 2026 menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan total 392 orang yang terdiri dari 386 jamaah dan enam petugas pendamping.

Sementara itu, musim haji tahun 2026 Embarkasi Makassar melayani sebanyak 16.750 jamaah dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur yang dibagi dalam 43 kelompok terbang. (mas)