Lewati ke konten utama

Kunjungi Timika, Menko Polkam Tekankan Pendekatan Humanis dan Percepatan Pembangunan Papua

Redaksi Fajar PapuaPenulis
21.39 WIT4 menit baca96 dibaca
Menko Polkam RI, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, saat melakukan kunjungan kerja di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (27/10).
Menko Polkam RI, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, saat melakukan kunjungan kerja di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (27/10).Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di Tanah Papua.

Penegasan tersebut disampaikan Dudung saat melakukan kunjungan kerja di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (27/10).

Dalam pertemuan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, serta unsur TNI-Polri, Dudung menekankan bahwa keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan dan harus diwujudkan secara bersamaan.

Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan.

Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta memperkuat koordinasi agar kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pesan Bapak Presiden bahwa keamanan pasti akan berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat,” ujar Dudung.

Ia menjelaskan, koordinasi lintas lembaga diperlukan untuk memastikan berbagai persoalan di daerah dapat ditangani secara terpadu.

Pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait harus membangun komunikasi yang efektif serta menyelaraskan program berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Sebagai Menko Polkam, Dudung menyebut dirinya memiliki tugas mengoordinasikan berbagai kelembagaan untuk memantau perkembangan situasi daerah dan memastikan setiap unsur menjalankan tanggung jawabnya secara optimal.

TNI-Polri Utamakan Kepentingan Masyarakat

Dudung juga mengingatkan seluruh personel TNI dan Polri agar senantiasa mengedepankan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia meminta aparat keamanan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat, menurutnya, harus mampu memberikan rasa aman, menjaga kedamaian, dan mendukung peningkatan kesejahteraan.

Loyalitas kepada Merah Putih, lanjut Dudung, harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan umum.

Dengan demikian, tugas aparat keamanan tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan stabilitas, tetapi juga mendukung terciptanya kondisi yang kondusif bagi pembangunan daerah.

Secara khusus, Dudung menyoroti pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam menangani persoalan keamanan di Papua.

Ia meminta aparat tetap menjalankan tugas sesuai ketentuan terhadap kelompok yang mengganggu keamanan, sembari membuka ruang dialog dan merangkul pihak-pihak yang memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun Papua.

“Di samping melaksanakan tugas-tugas terhadap kelompok pengacau keamanan yang ada di sini, yang selama ini menyakiti masyarakat, yang kedua adalah lakukanlah pendekatan dengan pendekatan hati,” tegasnya.

Menurut Dudung, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat persatuan, dan mendorong partisipasi seluruh elemen dalam pembangunan.

Ia berharap perbedaan yang ada tidak menjadi penghalang bagi masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan untuk bekerja sama demi masa depan Papua yang lebih maju.

“Pendekatan untuk merangkul siapa pun untuk membangun bersama bangsa ini, membangun bersama Tanah Papua. Untuk ke depannya akan semakin maju dan semakin sukses,” ujarnya.

Dudung juga mengajak pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjaga kesamaan komitmen dalam mempertahankan persatuan bangsa.

“Semoga ke depannya, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, dan semua elemen yang terkait bersama-sama berpikiran satu, sepakat untuk Merah Putih, untuk bangsa dan negara,” tutupnya.

Pantau Karhutla, Ketahanan Pangan, dan Koperasi Merah Putih

Dalam kunjungan kerja di Timika, Dudung juga menjalankan sejumlah agenda yang berkaitan dengan penguatan keamanan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ketahanan pangan, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan konferensi video terkait penanganan karhutla di Lanud Yohanis Kapiyau Timika pada pukul 11.00 hingga 13.00 WIT.

Agenda dilanjutkan dengan rapat koordinasi mengenai penguatan stabilitas pangan dan keamanan di Provinsi Papua Tengah pada pukul 13.15 hingga 14.15 WIT.

Selanjutnya, Dudung meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Limau Asri Timur, kawasan SP 5, Kabupaten Mimika, pada pukul 14.45 hingga 15.15 WIT.

Setelah itu, ia dijadwalkan memberikan pengarahan kepada seluruh satuan tugas di Papua serta personel jajaran Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III. Kegiatan tersebut dimulai pukul 15.15 WIT hingga selesai.

Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama wartawan atau doorstop di lingkungan Markas Batalyon Infanteri 754/ENK Timika.

Melalui kunjungan tersebut, penguatan koordinasi antarlembaga diharapkan dapat berjalan seiring dengan pemeliharaan stabilitas keamanan, penguatan ketahanan pangan, dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan, disertai sinergi pemerintah daerah dan aparat keamanan, diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Tanah Papua. (ron)