11 Terduga Teroris Merauke Masuk Jaringan Ansharut Daulah, Terkait Bom Katedral Makassar

by -
Kapolda Papua, Irjen Pol Drs Mathius Fakhiri
Kapolda Papua, Irjen Pol Drs Mathius Fakhiri

Jayapura, fajarpapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menyatakan, 10 orang terduga teroris yang diamankan di Merauke (data terakhir hingga Minggu malam sebanyak 11 orang) masuk dalam anggota Jaringan Ansharut Daulah (JAD).

Dikemukakan, para pelaku masuk dalam jaringan Ansharut Daulah dan tersangkut dalam kasus bom bunuh diri awal Januari lalu di Makassar.

 “Ke 10 teroris itu diamankan sejak Jumat (28/5) dan dijadwalkan Rabu (2/6) diterbangkan ke Jayapura,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Minggu malam.

Usai KKB Dicap Teroris, Gubernur Papua Langsung Bereaksi, Point 5 Wajib Dipertimbangkan !!!(Opens in a new browser tab)

 Dijelaskan, para terduga teroris itu memang sering ke Makassar dan ada yang terkait kasus bom bunuh diri.

BACA JUGA:  Polisi Tetapkan 12 Teroris Merauke Jadi Tersangka, Bakal Digiring ke Jakarta

 Sebanyak 10 teroris yang diamankan yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK. Dan dari 10 orang ada pasangan suami istri yakni AP dan IK (perempuan).

 Mereka diamankan karena terindikasi hendak melakukan bom bunuh diri di sejumlah gereja di sekitar Merauke.

 Saat diamankan, Densus 88 juga mengamankan berbagai barang bukti seperti aneka senjata tajam dan senjata api, kata Fakhiri seraya menambahkan ada laporan kelompok tersebut sudah membaiat sehingga masih terus didalami.

“Kita tunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Densus 88,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.(ant/boy)

banner 300250
INFO IKLAN 0812-3406-8145