Lewati ke konten utama

Singgung Sisa Utang Pemda Mimika Rp 320 Miliar, Kepala BPKAD Beberkan Waktu Pembayaran

RedaksiPenulis
02.42 WIT2 menit baca41 dibaca
Marthen Malissa
Marthen MalissaFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Namun saat proyek sudah mulai dikerjakan, terjadi refocusing anggaran akibat covid 19. Semua dana dialihkan untuk penanganan wabah tersebut.

Aw mengaku untuk menyelesaikan proyek yang sudah terlanjur dikerjakan, pihaknya terpaksa menghutang bahan-bahan bangunan serta tukang.

"Semua hutang, nilainya hampir Rp 1 miliar, sekarang mereka tagih-tagih terus sampai saya frustrasi," pungkasnya.

Senada Aw, kontraktor lain Ak juga menandaskan hal serupa. Bahkan hutangnya kini berbunga.

"Kami sudah tidak pikir untung lagi yang penting hutang-hutang dibayar karena pinjaman dana tempo hari berbunga dan kalau ditotalkan dengan bunga malah mulai mendekati nilai proyek, rugi besar," paparnya.

Terkait hal itu, baik Aw maupun Ak meminta supaya pembayaran proyek diutamakan kontraktor kecil seperti mereka yang mengandalkan dana pinjaman.

"Kalau memang dana APBD Mimika kurang mohon pemerintah utamakan kontraktor kecil seperti kami. Kalau bisa bayar saat APBD perubahan tahun 2021 ini karena kalau tunda tahun depan kami tidak mampu lagi bayar hutang dengan bunganya," harapnya.(feb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.