Lewati ke konten utama

Semalam Dicari Nihil, Tiga Keluarga Maturbongs Hilang Terseret Arus, SAR Timika Kerahkan Personil ke LKP

RedaksiPenulis
19.20 WIT2 menit baca31 dibaca
Personil SAR dikerahkan ke LKP
Personil SAR dikerahkan ke LKPFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Kecelakaan laut kembali terjadi. Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana pada Minggu (8/8) 20.00 Wit menerima laporan dari Yadi Kilian ( keluarga korban) bahwa pada Minggu sore terdapat 4 orang yang menjaring ikan di pesisir pantai Kampung Baru Kaimana terbawa arus pasang surut pantai.

Dari keempat korban, Awat Maturbongs (62/L) selamat dan 3 rekannya yakni Syarul Maturbongs (16/L), Pujaawati Maturbongs (14/P) dan Irmawati Maturbongs (11/P) hilang setelah hanyut terseret arus.

Mendapati laporan tersebut Kepala kantor SAR Timika George L.M. Randang S. IP., M.A.P. lewat Ksb. Ops SAR langsung memberangkatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personil SAR Kaimana, TNI AL, POL AIRUD, Serta Potensi SAR lainnya bersama keluarga korban berangkat menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) melakukan pencarian di malam hari.

Setelah melakukan pencarian hingga pukul 23.00 tim kembali namun dengan hasil nihil.

Pencarian dihentikan sementara dan tadi pagi pukul 09.00 Wit tim SAR gabungan menggunakan 1 unit RIB 400 PK Milik Basarnas dan 1 unit RIB 170 PK milik TNI AL kembali melanjutkan pencarian.

Hingga berita ini diturunkan tim sar gabungan masih melakukan pencarian.

Kepala Kantor SAR Timika menghimbau masyarakat yang beraktifitas di perairan atau di tepian pantai agar dalam beraktifitas selalu membawa alat pelindung diri atau pengaman diri dan selalu memantau informasi dari BMKG terkait data cuaca yang belakangan ini kurang bersahabat. Hal ini guna mengantisipasi hal hal yang tidak ingin terjadi.(red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.