Lewati ke konten utama
PapuaBreaking News

Total 5 Korban Tewas, Empat Jenazah Berhasil Dievakuasi, Polsek Illu Bergerak Tanpa Bantuan Pasca Penembakan di Tolikara

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
09.05 WITTrending8.944 dibaca
Proses evakuasi para korban
Proses evakuasi para korbanFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Personel Polsek Illu yang dipimpin Kapolsek Illu Iptu Rajab Ilyas, S.H. berhasil mengevakuasi empat jenazah dan lima korban selamat pasca aksi penembakan yang diduga dilakukan orang tak dikenal (OTK) di kawasan Kali Kabur, sekitar Jembatan Merah, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Minggu (2/8) malam hingga Senin (3/8) dini hari.

Operasi evakuasi dimulai sekitar pukul 19.50 WIT setelah Polsek Illu menerima informasi terkait penembakan terhadap para pekerja di kawasan tersebut.

Kapolsek Illu bersama lima personelnya langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara sekitar pukul 20.33 WIT, personel melakukan penyisiran sekaligus mengevakuasi korban yang ditemukan. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Illu untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat proses evakuasi berlangsung, polisi kembali memperoleh informasi bahwa masih terdapat korban lain yang tertinggal di lokasi kejadian. Sekitar pukul 00.27 WIT, Kapolsek Illu bersama personelnya kembali menuju TKP untuk melakukan pencarian dan evakuasi lanjutan.

Dalam operasi kedua tersebut, personel kembali menemukan korban dan mengevakuasinya menuju Puskesmas Kanggime sebelum selanjutnya diserahkan kepada staf Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk proses evakuasi lanjutan. Setelah itu, personel Polsek Illu kembali membawa korban lainnya menuju RSUD Mulia.

Berdasarkan hasil pendataan, empat korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi masing-masing bernama Arman Sibarani, Erlin Aritonak, Brengga, dan Alfons Cefonsius Reyaan.

Sementara lima korban selamat yang berhasil dievakuasi yakni Wiliam, Samuel Silalahi, Herman Manik, Supredo Ulipi, dan Joel Jeriko Marathon.

Petugas juga mencatat masih terdapat satu jenazah yang belum berhasil dievakuasi karena berada di lokasi yang tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat. Sehingga total 5 korban tewas.

Dalam proses evakuasi tersebut, personel Polsek Illu sempat terlibat kontak tembak dengan OTK. Meski demikian, proses evakuasi tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan personel dan para korban.

Laporan di lapangan juga menyebutkan bahwa saat proses evakuasi berlangsung, satuan samping yang terdiri dari Koramil 02 Illu, Satgas Yonif 136/TS, dan Satgas Maleo tidak ikut dalam operasi evakuasi. Dengan mempertimbangkan situasi darurat, Kapolsek Illu kemudian memimpin langsung personelnya untuk melaksanakan evakuasi secara mandiri sesuai prosedur yang berlaku.

Seluruh rangkaian respons tempat kejadian perkara dan evakuasi korban selesai pada Senin (3/8) sekitar pukul 05.35 WIT setelah korban yang berhasil dievakuasi tiba di RSUD Mulia.(red)