Lewati ke konten utama

BBM Dijual di Pusat Kota Jayawijaya Rp50 Ribu Per Liter

RedaksiPenulis
19.03 WIT2 menit baca27 dibaca
Seorang warga Jayawijaya yang membeli pertalite dan memosting di grup WhatsApp dengan keterangan pertalite seharga Rp50 ribu.
Seorang warga Jayawijaya yang membeli pertalite dan memosting di grup WhatsApp dengan keterangan pertalite seharga Rp50 ribu.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Wamena, fajarpapua.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dijual di tingkat pengecer di pusat kota Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mencapai sebesar Rp50 ribu per liter.

Deni Alvin Tonjau warga Kabupaten Jayawijaya di Wamena, Kamis, mengakui harga BBM di tingkat pengecer melambung tinggi melebihi harga resmi pemerintah.

"Tadi saya beli di depan Pasar Potikelek dua liter itu Rp100 ribu," katanya.

Ia mempertanyakan mengapa penjualan yang melambung tinggi itu tidak ditindak, padahal BBM yang dijual di pinggiran jalan ini didapat dari BBM subsidi pemerintah yang harganya hanya Rp7,850 per liter.

"Inikan BBM mereka beli di APMS hanya Rp7 ribu per liter, baru masa mereka jual ulang sampai Rp50 ribu per liter."

Sebelumnya menurut dia, pertalite dijual di pengecer Rp20 ribu dan dalam waktu singkat dua hari sudah mengalami kenaikan menjadi Rp25 ribu.

"Saya kaget ketika mau bayar dua liter baru penjual bilang kalau harganya Rp100 ribu," katanya.

Ia mengharapkan pemerintah memberikan tindakan tegas bagi penjual BBM yang menaikkan harga itu.

"Kalau tidak dikasih sanksi, mereka akan terus melakukan itu. Menjual dengan harga sesuai keinginan mereka," katanya.

Berdasarkan pantauan wartawan, harga BBM jenis pertalite di tingkat pengecer mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Sebab di APMS dijual Rp 7,850 per liter namun di tingkat pengecer mereka menjual dari Rp20 ribu per liter dua hari lalu dan sudah naik hingga Rp25 ribu pada Kamis, (2/12) di beberapa titik yang dikunjungi.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Jayawijaya Jhon R Banua sudah memerintahkan tim terkait untuk melakukan pengawasan penjualan BBM bersubsidi di tingkat pengecer di wilayah setempat.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.