Lewati ke konten utama

Ulah KKB Bunuh Warga Sipil,Pelayanan Kesehatan di Nduga Macet, Tenaga Medis Asli Papua Juga Takut

Redaksi FPPenulis
15.39 WIT1 menit baca37 dibaca
RSUD Elfrida Sara di Kenyam yang dirusak orang tak dikenal beberapa waktu lalu.
RSUD Elfrida Sara di Kenyam yang dirusak orang tak dikenal beberapa waktu lalu.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua,com - Tenaga medis di Kabupaten Nduga menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan yang tidak bisa berjalan dengan baik akibat ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Hal itu disampaikan Sripunan Nirigi yang merupkan tenaga medis asli Papua yang bertugas di Kenyam, Sabtu (2/4/2022).

Ia mengatakan dirinya sangat menyesalkan peristiwa Sabtu, 28 Matet 2022 sehingga masyarakat menjadi trauma.

“Kami sangat kecewa dengan kejadian itu, masyarakat menjadi takut yang mengakibatkan banyak pihak menjadi imbasnya, khususnya dalam hal ini pelayanan kesehatan tidak berjalan,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan masyarakat masih trauma, namun di sisi lain TNI-Polri hadir untuk memberikan rasa aman sehingga mengapresiasi hal tersebut.

“Terima kasih kepada pihak keamanan yang telah mengawal masyarakat, pesan kami TNI-Polri harus terus bersama masyarakat,” jelas Nirigi.

Nirigi juga menyampaikan harapan agar aktivitas di Kab. Nduga bisa segera normal, sehingga pelayanan kesehatan dapat dirasakan kembali oleh masyarakat.

“Kami ingin agar situasi segera membaik dan roda aktivitas bisa berjalan, maka dari itu kita semua mengharapkan kehadiran pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini,” pungkasnya.(hsb)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.