Lewati ke konten utama

Penembakan Pesawat Smart Aviation Gunakan Senjata Laras Panjang, Pelaku Jadikan Mama-mama Sebagai Tameng

Redaksi FPPenulis
02.03 WIT1 menit baca46 dibaca
IMG 20240708 WA0063
IMG 20240708 WA0063Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Pelaku-pelaku penembakan pesawat Smart Aviation di Bandara Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Senin (8/7) dipastikan menggunakan sejata laras panjang dalam aksinya.

Selain itu pelaku yang diduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) diketahui menjadikan mama-mama sebagai tameng saat melancarkan aksinya.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol (Inf) Candra Kurniawan pada Senin (8/7) mengatakan, sebelum peristiwa penembakan terlihat tiga orang anggota OPM yang salah satunya membawa senjata api laras panjang.

Namun petugas melihat anggota OPM terduga pelaku penembakan terlihat bersama beberapa mama-mama dan anak-anak.

"Menjadikan mama-mama dan anak-anak sebagai tameng merupakan modus OPM saat melancarkan aksinya, sehingga aparat keamanan lebih berhati-hati agar mama-mama dan anak-anak tetap selamat," ungkap Kapendam.

Menurut Kapendam gerombolan OPM yang melakukan aksi penembakan berhasil lolos dari kejaran aparat keamanan.

"Aparat TNI yang berada di Bandara Sinak langsung dengan cepat mengamankan area serta melakukan pengejaran," tuturnya.

"Tidak ada korban jiwa dan kini pesawat sudah terbang menuju Nabire dengan,"ungkap Kapendam.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.