BERITA UTAMAMIMIKAPAPUA

Kadisdik Mimika Soroti Isu Dugaan Potongan Dana BOS Saat Sidak Tujuh Sekolah Dasar

6105
×

Kadisdik Mimika Soroti Isu Dugaan Potongan Dana BOS Saat Sidak Tujuh Sekolah Dasar

Share this article
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anton Welerubun

Timika, fajarpapua.com – Dugaan isu praktik pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi temuan penting dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anton Welerubun, ke sejumlah sekolah dasar, Kamis (9/4).

Dalam kunjungan ke tujuh sekolah, Kadisdik menyoroti adanya informasi terkait pemotongan dana BOS yang disebut-sebut berkisar antara 10 hingga 15 persen.

iklan

Praktik ini dinilai mencederai tujuan utama penyaluran dana pemerintah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

“Saya mendapat laporan adanya potongan dana BOS. Ini tidak boleh terjadi. Dana itu harus utuh diterima dan digunakan untuk kepentingan sekolah dan siswa,” tegas Anton.

Ia menekankan, jika praktik tersebut benar terjadi, maka merupakan pelanggaran serius yang tidak hanya merugikan sekolah, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pendidikan.

Anton meminta seluruh kepala sekolah dan guru untuk berani melaporkan jika menemukan adanya oknum yang melakukan pemotongan, baik dari internal sekolah maupun pihak luar, termasuk jika melibatkan unsur dinas.

“Laporkan langsung kepada saya jika ada potongan. Tidak ada toleransi. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terlibat,” ujarnya.

Menurutnya, dana BOS harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Pemanfaatannya harus difokuskan pada kebutuhan riil sekolah, seperti pengadaan sarana pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta mendukung kebutuhan siswa, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Melalui sidak ini, Kadisdik berharap tidak ada lagi praktik-praktik yang merugikan dunia pendidikan, khususnya terkait pengelolaan dana BOS.

“Dana BOS harus kembali ke tujuan awalnya, yaitu untuk mendukung pendidikan. Tidak boleh ada potongan dalam bentuk apa pun,” pungkasnya.

Selain menyoroti dugaan pemotongan dana BOS, sidak tersebut juga bertujuan memastikan keselarasan kebijakan pendidikan di Mimika.

Kadisdik menilai meski infrastruktur sekolah relatif memadai, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masih menjadi tantangan utama.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Mimika juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk penataan distribusi tenaga pendidik agar lebih merata antara sekolah negeri dan swasta. (red)

Komentar (1)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP