Lewati ke konten utama

Merasa Diabaikan, Keluarga Almarhum Marius Batarop Rusak Kantor Bupati Boven Digoel

Redaksi FPPenulis
05.01 WIT2 menit baca21 dibaca
IMG 20240718 WA0041
IMG 20240718 WA0041Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com– Ratusan massa yang merupakan keluarga Almarhum Marius Batarop, salahsatu tokoh penting di Kabupaten Boven Digoel pada Selasa pekan lalu merusak Kantor Bupati Boven Digoel.

Perusakan Kantor bupati dan sejumlah kendaraan tersebut diduga dipicu kekecewaan massa karena tidak ada perhatian dari Pemda Kabupaten Boven Digoel terhadap keluarga almarhum.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan pasca aksi anarkis disertai pengrusakan kondisi Kabupaten Boven Digoel berangsur pulih

Benny mengatakan aksi anarkis tersebut terjadi secara spontanitas diawali dengan aksi pemalangan di Jalan Trans Papua (depan rumah duka) pada Selasa (9/7) sekitar pukul 12.00 WIT.

“Setelah melakukan pemalangan massa kemudian menuju Kantor Bupati Kabupaten Boven Digoel dan melakukan pengrusakan,” ucap Kabid Humas, Kamis (18/7).

“Massa melakukan hal tersebut diduga terkait dengan kekecewaan atas kurangnya perhatian dari pemerintah daerah terhadap keluarga duka yang merupakan salah satu tokoh penting di Kabupaten Boven Digoel,” ungkapnya.

“Massa kemudian membubarkan diri setelah dilakukan kordinasi dengan pihak Pemda Kabupaten Boven Digoel,” imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, seluruh kaca jendela Kantor Bupati dan Kantor Dinas yang berada di lingkungan Pemda Kabupaten Boven Digoel pecah dan sebanyak 3 unit mobil dirusak.

Sementara itu, Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi para pelaku pengrusakan.

“Kami telah melakukan penyelidikan guna mengetahui para pelaku. Tindakan ini juga sebagai efek jera, bagi pelaku lain yang mungkin berniat melakukan tindakan serupa di masa depan,” pungkasnya.(hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.