BERITA UTAMAMIMIKANASIONAL

Jenazah Junius Magai “Dibakar” Keluarga, Pemerintah Tegaskan Tidak Boleh Ada Konflik Susulan

2240
×

Jenazah Junius Magai “Dibakar” Keluarga, Pemerintah Tegaskan Tidak Boleh Ada Konflik Susulan

Share this article
Jenazah Junius Magal yang dibakar keluarga

Timika, fajarpapua.com – Jenazah korban pembunuhan, Junius Magai, akhirnya dikremasi di Kampung Landu Mekar, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (1/4) sekitar pukul 18.20 WIT, dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Proses kremasi tersebut berlangsung di tengah perhatian pemerintah daerah dan aparat keamanan guna memastikan situasi tetap aman serta tidak memicu konflik susulan di tengah masyarakat.

iklan

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, menegaskan pemerintah telah mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Ia menjelaskan, sebelumnya pemerintah mengarahkan agar jenazah dimakamkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, pihak keluarga tetap menginginkan proses kremasi sehingga pemerintah mengambil langkah persuasif dan pengamanan untuk menjaga kondusifitas.

“Kami meminta jaminan dari pihak keluarga bahwa tidak akan terjadi konflik setelah proses kremasi. Ini penting demi menjaga keamanan bersama,” ujar Nenu Tabuni.

Menurutnya, komunikasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan keluarga korban, guna mencegah potensi gesekan di lapangan.

Pemerintah juga menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk provokasi yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Mimika.

Sementara itu, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, memastikan aparat gabungan telah disiagakan untuk mengawal seluruh rangkaian prosesi kremasi.

Sebanyak 150 personel gabungan dari Polres Mimika dan Brimob dikerahkan untuk melakukan pengamanan, termasuk di sejumlah titik strategis yang dinilai rawan.

“Situasi harus tetap aman dan kondusif. Kami tidak ingin ada korban lagi. Siapa pun yang mencoba mengganggu keamanan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, aparat juga melakukan patroli dan penjagaan di beberapa lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan pascakejadian.

Pemerintah daerah berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri serta menghormati proses yang telah berlangsung, sehingga situasi di Kabupaten Mimika tetap kondusif. (mas)

Komentar (1)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP