Timika, fajarpapua.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika merilis hasil kelulusan SMA dan SMK Tahun 2026 dengan capaian yang tinggi. Secara umum, tingkat kelulusan berada di atas 98 persen, dengan rincian SMA mencapai 99,94 persen dan SMK sebesar 98,85 persen.
Pada jenjang SMA, jumlah peserta ujian akhir sebanyak 1.756 siswa dari 17 sekolah. Dari jumlah tersebut, 1.727 siswa dinyatakan lulus, satu siswa tidak lulus, dan 28 siswa masih dalam kategori residu yang tersebar di empat satuan pendidikan.
Sementara itu, pada jenjang SMK, total peserta ujian akhir tercatat 1.613 siswa dari 24 sekolah. Sebanyak 1.567 siswa dinyatakan lulus, 18 siswa tidak lulus, dan 28 siswa masih residu dari sembilan satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Antonius Welerubun mengatakan, capaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua.
“Capaian kelulusan ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Mimika. Kami mengapresiasi kerja keras para guru dan dukungan orang tua yang terus mendampingi siswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, siswa yang masuk kategori residu pada dasarnya sudah dinyatakan lulus, namun masih terkendala pada proses administrasi, terutama penerbitan ijazah.
“Anak-anak yang residu itu tetap lulus, hanya proses administrasi seperti kelengkapan data yang perlu diselesaikan. Jika sudah tuntas, maka ijazah bisa segera diterbitkan,” tuturnya.
Antonius menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk menekan angka residu dan ketidaklulusan di tahun-tahun mendatang.
“Kami akan terus dorong peningkatan kualitas pembelajaran dan pembinaan siswa agar ke depan hasilnya bisa lebih maksimal,” pungkasnya.(red)








Komentar (0)