Timika, fajarpapua.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah terus memperketat langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di sejumlah wilayah rawan konflik.
Patroli keamanan dan penyampaian imbauan kepada masyarakat menjadi strategi utama untuk menekan jatuhnya korban akibat aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini menegaskan, upaya antisipasi telah dilakukan sejak awal dengan melibatkan pemerintah daerah di masing-masing wilayah.
Aparat kepolisian bersama kepala daerah terus mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Upaya pencegahan sudah dilakukan sejak awal melalui imbauan bersama pemerintah daerah. Namun, masih ada masyarakat yang belum menerima informasi tersebut sehingga tetap berada di wilayah yang rawan,” ujar Brigjen Pol Jeremias Rontini, Minggu (12/7), usai membuka Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup IV.
Menurut Kapolda, masih adanya masyarakat yang menjadi korban konflik menjadi perhatian serius.
Salah satu faktor penyebabnya adalah keterbatasan penyebaran informasi, terutama di daerah pedalaman yang belum sepenuhnya terjangkau teknologi komunikasi.
“Tidak semua masyarakat memiliki akses internet maupun memahami penggunaan media digital seperti media sosial atau grup WhatsApp yang selama ini menjadi sarana penyebaran informasi secara cepat,” jelasnya.
Wilayah yang masih menjadi perhatian kepolisian di antaranya Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Deiyai, dan Dogiyai yang memiliki tingkat kerawanan keamanan cukup tinggi.
Untuk itu, Polda Papua Tengah akan terus mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan melalui patroli rutin, pendekatan langsung kepada masyarakat, serta penguatan komunikasi bersama tokoh masyarakat dan pemerintah daerah.
Brigjen Pol Jeremias Rontini memastikan, meski fokus pada pengamanan wilayah rawan konflik, pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan normal.
“Kami akan terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk mengikuti setiap imbauan aparat demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Polda Papua Tengah berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat memperkuat upaya menjaga keamanan serta mencegah masyarakat menjadi korban akibat konflik bersenjata.(ron)















