Timika, fajarpapua.com- Bupati Mimika Johanes Rettob mengatakan Konferensi Kota Toleransi 2026 di Kota Timika pada 16 November mendatang menjadi momentum untuk mempromosikan dan memasarkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mimika kepada para peserta yang datang.
Johannes Rettob di Timika, Senin, mengatakan kehadiran para peserta dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya para pelaku UMKM di Mimika untuk memasarkan produknya.
"Kesempatan kegiatan berskala nasional menjadi momentum untuk meningkatkan ekonomi masyarakat untuk menjual produk produk UMKM Mimika.Yang kita dapat dari kegiatan ini adalah peningkatan efek pengganda (multiple effect). Jadi ini kesempatan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi mereka dan lain-lain," ujar dia.
Ia mengatakan selain untuk mempromosikan produk UMKM, momentum itu juga menjadi salah satu kesempatan untuk mempromosikan pariwisata dan juga kebudayaan masyarakat Mimika kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan.
"Kegiatan ini membawa dampak yang sangat besar untuk pelaku UMKM dan kesempatan untuk mempromosikan pariwisata di Mimika," ujar dia.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Mimika, Samuel Yogi mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kegiatan konferensi tersebut dan juga telah menyiapkan berbagai produk UMKM mulai dari kuliner hingga ukiran dan aksesoris khas Papua lainnya untuk dipromosikan pada pelaksanaan konferensi tersebut.
"Seluruh produk unggulan kuliner dan hasil ukiran Diskop-UMKM Mimika sudah siap, stand dan bahkan tenda juga kami sudah siapkan," ujar dia.
Ia mengatakan kegiatan yang diikuti oleh kepala daerah di seluruh Indonesia merupakan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada para pemimpin daerah dan juga tamu dan undangan lainnya yang datang pada kegiatan itu.
"Ini merupakan satu kesempatan berharga. Jadi apa yang dibutuhkan oleh panitia untuk mendukung pelaksanaan kegiatan itu kami sudah siapkan," ujar Johannes.(ant)










