BERITA UTAMAPAPUA

Danrem : TNI Tunduk Pada Aturan, Dukung KPK Panggil Dandim 1702/Jayawijaya Jika Sudah Koordinasi Pimpinan

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
3
×

Danrem : TNI Tunduk Pada Aturan, Dukung KPK Panggil Dandim 1702/Jayawijaya Jika Sudah Koordinasi Pimpinan

Share this article
IMG 20220811 WA0051
Danrem 172/PWY Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring saat berbicang dengan mama-mama Papua pelaku UMKM

Jayapura, fajarpapua.com- Komandan Korem 172/ Praja Wira Yakti Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring mengaku menghormati dan mendukung proses pemanggilan yang akan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Dandim 1702/Jayawijaya Letkol CPN Athenius dan seorang prajurit TNI AD terkait dugaan membantu tersangka Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak melarikan diri ke Papua Nugini.

Ads

Ricky telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Mambramo Tengah.

“Yang pasti kita patuh pada pimpinan, kita tunduk pada peraturan dan kita tunduk pada proses hukum yang ada,” ujar Danrem Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring di Makorem 172/PWY, Kamis, 11 Agustus 2022.

Terkait pemanggilan ini, JO Sembiring mengatakan tentu pimpinan TNI mendukung pemberantasan kasus korupsi, dan pihaknya yakin telah ada koordinasi dengan KPK dalam penyelesaian masalah tersebut.

“Saya piker tidak ada masalah jika KPK panggil Dandim 1702/Jayawijaya. Kami tidak keberatan kan semuanya untuk membantu KPK,” katanya.

JO Sembiring mengatakan akan mengecek terlebih dahulu terkait informasi ijin dari pimpinan TNI untuk pemanggilan Dandim Jayawijaya tersebut oleh KPK.

“Saya belum dengar yah ada ijin dari pimpinan, nanti saya cek dulu, tapi yang pasti kami akan dukung KPK,” ujar JO Sembiring.

Sebelumnya diberitakan, ,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk membantu menghadirkan anak buahnya dalam proses pemeriksaan Dandim 1702/Jayawijaya. Hal itu disampaikan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada awak media di Jakarta belum lama ini.

Menurut Ali, sinergi tersebut bertujuan untuk percepatan penyelesaian kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Ricky. Dikatakan, KPK akan memanggil Dandim 1702/Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib dan seorang prajurit TNI AD yang diduga membantu Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak melarikan diri ke Papua Nugini.

“Yang dipanggil oleh KPK betul salah satunya Dandim, tapi tentu KPK saat ini belum bisa menyampaikan apa yang [akan] ditanyakan pada pihak dari TNI,” ujar Ali kepada wartawan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (10/8).

Dalam kasus korupsi ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi seperti Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, Presenter TV Brigita Purnawati Manohara, dan juara ajang pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol tahun 2014 Nowela Elizabeth Mikelia Auparay.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *