Tambrauw, fajarpapua.com – Seorang pemuda asal Kota Sorong yang diketahui sebagai tenaga honorer di Setda Kabupaten Tambrauw ditemukan meninggal dunia di Kampung Banfot, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin (9/3).
Korban diketahui bernama Abraham Franklin Delano Kambu (22) yang diduga menjadi korban kekerasan oleh orang tak dikenal (OTK) saat dalam perjalanan menuju Distrik Fef.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah aparat gabungan TNI dan Polri melakukan pengecekan di lokasi dan menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah genangan air.
Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka di bagian wajah, punggung dan tangan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa ini diperkirakan terjadi pada Minggu malam (8/3) sekitar pukul 19.35 WIT.
Saat itu korban berangkat dari Kota Sorong menuju Distrik Fef menggunakan sepeda motor.
Dalam perjalanan, korban sempat bertemu rekannya dan melanjutkan perjalanan bersama menuju ibu kota Kabupaten Tambrauw tersebut.
Namun ketika melintas di Kampung Banfot, saksi melihat seseorang berdiri di pinggir jalan dalam kondisi gelap. Korban yang berada di depan tiba-tiba dicegat hingga terjatuh dari sepeda motor.
Saksi yang merasa takut kemudian memutar balik kendaraan dan melaporkan kejadian tersebut ke Pos Satgas TNI terdekat.
Keesokan harinya, aparat gabungan TNI dan Polri mendatangi lokasi dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolres Tambrauw, AKBP Praja Gandha Wiratama membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.
“Langkah kami saat ini telah memeriksa saksi yang bersama korban. Memang benar korban dicegat oleh OTK, namun karena kejadian berlangsung pada malam hari dan kondisi gelap, saksi tidak dapat melihat dengan jelas pelakunya,” ujarnya.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi untuk proses visum guna memastikan penyebab kematian secara pasti.
Sementara itu, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. (red)

















Komentar (0)