Flores, fajarpapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui parameter gempa bumi kuat yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Berdasarkan pembaruan data BMKG, gempa memiliki magnitudo 7,7 dengan pusat gempa berada pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur, pada kedalaman 15 kilometer.
Gempa tersebut berlokasi di wilayah Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, 47 kilometer barat laut Ende, dan 58 kilometer timur laut Ngada, NTT.
BMKG juga melaporkan adanya tsunami yang telah terdeteksi berdasarkan hasil observasi muka laut.
Gelombang tsunami terpantau di Sikka dengan ketinggian 0,19 meter pada pukul 05.03 WIB dan di Dompu sebesar 0,17 meter pada pukul 05.29 WIB. BMKG juga mencatat hasil observasi di Labuan dalam pembaruan data tersebut.
Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah pesisir, yakni Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Manggarai Barat Bagian Utara, Ende Bagian Utara, Sikka Bagian Utara, Selayar, Jeneponto dan Bantaeng.
Berdasarkan data prediksi BMKG, ketinggian tsunami di sejumlah wilayah tersebut diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 3 meter.
Wilayah yang masuk dalam daftar prediksi tersebut memiliki waktu tiba gelombang yang berbeda. Untuk Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara dan Manggarai Barat Bagian Utara, waktu tiba diperkirakan masing-masing sekitar 46–47 menit sebelum pembaruan data.
Sementara Ende Bagian Utara diperkirakan sekitar 44 menit, Sikka Bagian Utara 36 menit, Jeneponto 34 menit, Selayar 45 menit, dan Bantaeng sekitar 3 menit sebelum waktu pembaruan.
BMKG meminta masyarakat yang berada di wilayah pesisir yang masuk dalam peringatan tsunami untuk menjauhi pantai dan segera menuju tempat yang lebih tinggi atau lokasi evakuasi yang telah ditentukan.
Masyarakat juga diminta tidak mendekati pantai untuk melihat kondisi laut setelah gempa, karena gelombang tsunami dapat datang lebih dari satu kali.
Data tersebut merupakan pembaruan BMKG berdasarkan parameter gempa dan hasil observasi muka laut. Masyarakat diimbau terus mengikuti informasi resmi BMKG dan arahan pemerintah daerah serta petugas di lapangan.
Data Gempa BMKG:
- Magnitudo: 7,7 - Waktu: 14 Agustus 2026, 21:58:24 UTC - Kedalaman: 15 kilometer - Koordinat: 8,41 LS – 121,39 BT - Lokasi: Flores Region, Indonesia - Sekitar 30 km timur laut Nagekeo, NTT - Tsunami terdeteksi di Sikka: 0,19 meter - Tsunami terdeteksi di Dompu: 0,17 meter - Peringatan tsunami: sejumlah wilayah NTT dan Sulawesi Selatan













