Merauke, fajarpapua.com – Warga Merauke digegerkan dengan penemuan jasad seorang penjaga sekolah berinisial KY (46) di halaman SMP YPPGI Geradus Adi, Jalan Jati-Jati, Kelurahan Rimba Jaya, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (4/11).
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 06.00 WIT. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat luka yang disebabkan senjata tajam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga terjadi beberapa jam sebelum korban ditemukan.
Seorang saksi mengaku sempat mendengar suara keributan di sekitar lingkungan sekolah sekitar pukul 04.00 WIT. Namun, saksi tidak berani mendekati sumber suara tersebut.
Situasi kemudian mengungkap kejadian tragis setelah korban ditemukan tergeletak di halaman sekolah pada pagi harinya.
Mendapat laporan tersebut, Tim Unit Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Merauke langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sebilah pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter yang ditemukan dan diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat luka senjata tajam.
Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kematian korban.
Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Gema Brajaksono, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut.
Warga yang mengetahui informasi atau memiliki petunjuk yang dapat membantu proses pengungkapan kasus diminta segera menghubungi layanan Call Center Polri 110.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian penjaga sekolah tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. (red)















