Jayapura, fajarpapua.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak Selasa malam, 7 April 2026 hingga Rabu menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura dilanda banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Kondisi itu juga memicu meluapnya air Danau Sentani.
Sejumlah titik terdampak diantaranya wilayah Kehiran, Perumahan BTN Rofele, dan Perumahan Ceria Sentani.
Sejak malam hari, kawasan tersebut terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30 cm, sehingga warga terpaksa mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jayapura Lefinus Ragainaga melalui Sekretaris BPBD Kabupaten Jayapura Lenny Pasulu mengatakan, salah satu penyebab meningkatnya debit air akibat hujan deras serta penyumbatan aliran kali karena sampah yang menumpuk.
“Akibat hujan lebat tadi malam menyebabkan semua wilayah di Kabupaten Jayapura terdampak bencana banjir,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Ia menyebutkan, pihaknya menerima laporan dari Kampung Yongsu Desoyo Distrik Raveni Rara, dimana warga telah mengungsi sejak malam hari.
“Dari laporan relawan yang kami terima warga Kampung Yongsu sudah mengungsi sejak tadi malam karena kampung mereka dilewati kali,” katanya.
Lenny menambahkan, BPBD saat ini masih menghimpun data jumlah rumah terdampak serta melakukan survei lapangan. Bantuan juga telah disalurkan kepada warga yang terdampak banjir.
BPBD Kabupaten Jayapura mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat curah hujan tinggi dan segera menyelamatkan diri apabila terjadi banjir maupun longsor guna menghindari korban jiwa. (hsb)
















Komentar (0)