Lewati ke konten utama

Mortir Peninggalan Perang Ditemukan di Doyo Baru, Tim Gegana Brimob Papua Lakukan Evakuasi

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
11.56 WIT2 menit baca133 dibaca
Personel Polres Jayapura bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua melakukan evakuasi terhadap satu buah bahan peledak (handak)  mortir
Personel Polres Jayapura bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua melakukan evakuasi terhadap satu buah bahan peledak (handak) mortirFoto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Personel Polres Jayapura bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua mengevakuasi satu mortir yang ditemukan warga di belakang Kompleks BTN Daime-Daime, Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Rabu (24/6).

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasi Humas AKP Priyono mengatakan, evakuasi dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait penemuan benda yang diduga merupakan sisa amunisi peninggalan perang. Menurut Priyono, benda tersebut berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila tidak segera ditangani petugas yang berwenang.

Proses evakuasi dipimpin Wakasubden II Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua Iptu Syahrul Mubarak dan melibatkan personel Unit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua serta personel Polres Jayapura yang dipimpin Ipda Rahmat.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan pemilik rumah dan warga yang pertama kali menemukan mortir tersebut sebelum melakukan pemeriksaan serta identifikasi. "Hasil pemeriksaan awal menunjukkan benda itu merupakan mortir dengan panjang sekitar 23 sentimeter, diameter 6 sentimeter dan berat kurang lebih 450 gram. Mortir tersebut masih berpotensi menimbulkan bahaya sehingga segera diamankan sesuai prosedur standar penanganan bahan peledak," kata Priyono.

Mortir kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan taktis milik Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk dibawa ke lokasi disposal yang telah ditentukan. Priyono mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan maupun membuka benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak atau sisa amunisi perang.

"Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak agar dapat ditangani secara aman dan profesional oleh petugas yang berkompeten," ujarnya.

Mortir tersebut rencananya akan dimusnahkan melalui proses disposal oleh Tim Gegana Sat Brimob Polda Papua di kawasan Kampung Buper Waena, Kota Jayapura.

Selama proses evakuasi berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali. Polres Jayapura bersama Sat Brimob Polda Papua akan terus meningkatkan koordinasi serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat guna menjaga keamanan dan keselamatan warga.(hsb)