Lewati ke konten utama

Pasien Sembuh Covid 19 di Mimika Terus Bertambah Jadi 1.380 Orang

fajar PapuaPenulis
14.23 WIT3 menit baca29 dibaca
Reynold Ubra
Reynold UbraFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Selain itu, warga juga diminta untuk tidak menganggap enteng atau kurang percaya terhadap adanya wabah pandemi COVID-19.

"Menjadi soal bahwa di Mimika sampai sekarang masih banyak orang tidak percaya bahwa pandemi COVID-19 itu benar-benar ada. Ada orang yang punya anggapan bahwa COVID-19 cuma penyakit dari orang pada suku-suku tertentu. Faktanya, siapapun dia, kalau tidak mematuhi protokol kesehatan pasti akan sangat mudah terinfeksi COVID-19," katanya.

Menurut dia, dalam satu bulan terakhir terjadi belasan kasus kematian di Mimika akibat infeksi COVID-19.

Meski menerapkan kebijakan adaptasi kebiasaan hidup baru di Mimika, sejak awal Oktober lalu Pemkab Mimika mulai memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Timika yaitu hanya berlangsung dari pukul 06.00 WIT hingga pukul 21.00 WIT.

Tim gabungan terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, didukung dengan personel TNI dan Polri setiap malam melakukan razia kendaraan yang melintas di jalan-jalan utama di Kota Timika, terutama merazia warga yang tidak menggunakan masker.

Selain itu, Pemkab Mimika telah menginstruksikan seluruh penyedia jasa dan pengelola ruang publik seperti gedung pertemuan, hotel, perkantoran pemerintah maupun swasta agar wajib membentuk Pokja COVID-19 di lingkungan kerja masing-masing.(ant/boy)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.