Lewati ke konten utama

Mimika Kehilangan Tokoh Pendidikan dan Pemekaran, Taime : Pemda Mimika Berhutang Budi

RedaksiPenulis
02.19 WIT2 menit baca9 dibaca
Jenazah almarhum Cantius Amareyau
Jenazah almarhum Cantius AmareyauFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Lelaki yang juga sering dipanggil dengan sapaan Prof ini juga berpendapat, Pemda Mimika sangat berhutang Budi kepada almarhum dan patut mendapat penghargaan.

"Para Pejabat Pemda Mimika harus memberikan penghormatan terakhir melepas jenazah almarhum ke liang lahat atas jasa-jasanya memajukan SDM putra putri kita di Mimika yang juga ikut menyuarakan kemajuan Mimika," tegasnya dengan menyertakan emoji menangis.

Rasa duka juga dirasakan oleh mantan rekan sejawatnya saat memperjuangkan Mimika lepas dari Fakfak, Wilhelmus Pigai yang saat ini menjadi salahsatu anggota KPID Papua.

"Adooh kasihan bapa guru. Bersama bp Amareyauw kami berjuang utk timika lepas dari kab Fak2 dan menjadi kabupaten mimika sekarang. Nimomooo bp," tulisnya. (mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.