Lewati ke konten utama

Oknum Pria di Mimika Ajak Bocah Wanita Hendak Dicabuli di Semak, Nyaris Dihakimi Massa, Mujur TNI Lewat

RedaksiPenulis
04.10 WIT2 menit baca17 dibaca
Pelda Dermawan saat mengantar korban dan pelaku ke Polsek Miru
Pelda Dermawan saat mengantar korban dan pelaku ke Polsek MiruFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Kapok Tuud Kodim 1710/Mimika, Pelda Darmawan mengamankan pelaku pencabulan dibawah umur yang hampir diamuk massa di simpang SP1-SP4, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Jumat (9/4/).

Saat itu pelaku berinisial CM dipergoki masyarakat setempat sedang membawa korban dibawah umur berinisial YU ke tempat gelap hendak dicabuli.

Namun upaya pelaku gagal dan dihakimi masyarakat setempat. Beruntung saat itu Pelda Darmawan melintas di sekitar TKP langsung mengamankan pelaku agar tidak menjadi bulan-bulanan warga.

Pelda Darmawan sendiri saat itu sedang mengantar orang tua Casis Cata PK Gel I TA 2021 yang baru saja melaksanakan video conference dengan Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa di Makodim 1710/Mimika. Dimana, para orang tua Casis tersebut merupakan warga binaannya saat berdinas di pedalaman Kampung Pronggo.

Usai mengamankan pelaku, Pelda Darmawan menghimbau warga untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan pelaku kepada pihak berwajib. Selanjutnya Pelda Darmawan membawa pelaku dan keluarga korban ke Polsek Mimika Baru untuk diproses hukum lebih lanjut.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Mimika Baru namun masih berada dibawah pengaruh alkohol.

Sedangkan keluarga korban diarahkan ke bagian perlindungan anak untuk dilakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Pelda Darmawan juga menghimbau kepada pihak keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian dan jangan sampai ada dendam kepada pelaku dan keluarganya agar tidak menimbulkan gesekan dan permasalahan baru.(red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.