Lewati ke konten utama

Awas ! Dua Hari Ini Ada Tiga Pasien COVID-19 di RSUD Mimika Meninggal Dunia

RedaksiPenulis
18.42 WIT3 menit baca10 dibaca
Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu
Direktur RSUD Mimika dr Antonius PasuluFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Menyikapi meningkatnya kasus COVID-19 di Mimika akhir-akhir ini, pihak RSUD Mimika terus mengantisipasi dengan menambah cadangan oksigen medis.

Saat ini RSUD Mimika memiliki cadangan oksigen medis sebanyak 1.300 tabung, dengan kemampuan produksi gas medis per hari sebanyak 70-75 tabung.

Antonius berharap semua warga Mimika tetap patuh menjalankan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas dengan baik dan benar serta melakukan vaksinasi.

"Semoga kita bisa melewati dan bisa mengendalikan gelombang ketiga COVID-19. Bagi masyarakat yang memiliki gejala demam, batuk, pilek dan sesak agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," imbau Antonius.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Mimika, hanya dalam kurun waktu dua bulan terakhir, jumlah warga setempat yang terpapar COVID-19 kini sudah mencapai 1.124 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra mengatakan peningkatan pesat kasus COVID-19 di wilayah itu kemungkinan besar dipicu oleh varian Omicron yang hingga kini sampel spesimennya masih menunggu uji klinis di Jakarta.

"Sampai saat ini jumlah warga Mimika yang terpapar COVID-19 sebanyak 1.124 orang. Ada 400 orang karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktor yang menjalani isolasi terpusat di Tembagapura dan Mile 38, sementara yang di Timika sekitar 500 orang menjalani isolasi mandiri," jelas Reynold.

Reynold mengatakan varian Omicron memiliki gejala ringan sehingga warga diharapkan tidak panik menyikapi lonjakan kasus COVID-19.

"Bagi warga yang sudah menerima suntikan vaksin dosis pertama maupun dosis kedua sebetulnya tidak terlalu parah kalau sampai terpapar varian omicron. Gejala omicron mirip flu biasa. Prokes harus tetap dipatuhi. Kami berterima kasih kepada pihak PT Freeport yang benar-benar serius menghentikan wabah ini sehingga sekarang pengendaliannya menjadi lebih mudah," ujarnya.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.