BERITA UTAMAMIMIKAYPMAK

Dua Siswa SMP Taruna Papua Lolos Seleksi Nasional OPSI 2026

135
×

Dua Siswa SMP Taruna Papua Lolos Seleksi Nasional OPSI 2026

Share this article
Deri Janampa (Kelas 8) dan Jimmy Rob Omabak (Kelas 7)

Timika, fajarpapua.com – PRESTASI membanggakan kembali diukir oleh putra-putra terbaik Papua di kancah nasional.

Tim Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dari SMP Taruna Papua, Deri Janampa (Kelas 8) dan Jimmy Rob Omabak (Kelas 7) binaan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) berhasil lolos seleksi proposal tingkat Nasional Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2026 tingkat SMP yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

iklan

Berawal dari keresahan sehari-hari di lingkungan Asrama Taruna Papua, kedua siswa ini menciptakan solusi kreatif untuk mengatasi masalah jemuran yang sering basah akibat hujan yang datang tiba-tiba. Mereka merancang sebuah sistem bernama “ Raindrop Detection Module berbasis Internet of Things (IoT)”.

Inovasi ini memungkinkan pendeteksian hujan secara real-time. Saat sensor mendeteksi tetesan air, sistem secara otomatis akan mengaktifkan penggerak mekanik untuk melindungi jemuran. Dengan adanya teknologi ini, para siswa di asrama dapat lebih fokus belajar tanpa harus khawatir pakaian mereka kehujanan saat cuaca buruk melanda.

Pemanfaatan Teknologi Modern Secara teknis, sistem ini dibangun menggunakan komponen modern seperti sensor hujan (raindrop sensor), mikrokontroler ESP8266/ESP32, modul Wi-Fi, rangka mekanik dan motor servo sebagai penggerak. Selain itu, terdapat dashboard notifikasi berbasis IoT untuk memantau status jemuran dari jarak jauh.

Penggunaan teknologi ini bukan sekadar solusi praktis, namun juga menjadi sarana belajar bagi siswa untuk memahami penerapan sensor dan otomatisasi sejak dini. Hal ini selaras dengan upaya peningkatan literasi teknologi di lingkungan pendidikan yang didukung penuh oleh YPMAK selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia.

Keberhasilan Deri dan Jimmy menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berinovasi. Dukungan dan doa kini mengalir bagi keduanya agar dapat memberikan hasil terbaik pada babak final tingkat nasional mendatang, sekaligus membawa harum nama Papua di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain memberikan solusi praktis, penggunaan tool dan teknologi tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk memahami penerapan IoT, sensor, dan otomatisasi, sekaligus mendorong peningkatan literasi teknologi di lingkungan pendidikan Asrama Taruna Papua.

Keberhasilan ini menuai apresiasi luas dari pimpinan sekolah. Kepala SMP Taruna Papua, Sonianto Kuddi, M.Pd., menyatakan rasa bangganya atas pencapaian para peserta didik.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa anak-anak Papua memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif yang mampu bersaing di tingkat nasional. Ini adalah hasil kolaborasi yang baik antara guru pembimbing, pembina asrama, dan seluruh warga sekolah. Terima kasih kepada YPMAK selaku pengelola dana kemitraan PTFI yang mendukung penuh pelaksanaan pendidikan yang bermutu di SATP,” ujar Sonianto Kuddi.

Hal senada disampaikan Wakasek Kurikulum SMP sekaligus Kepala UPT Pusat Prestasi, Elpianus Paat SFils MPd yang selalu menekankan pentingnya pengalaman ini sebagai bekal masa depan. “Pelaksanaan OPSI ini menjadi kesempatan berharga bagi anak-anak SATP untuk menyalurkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan asrama. Kami berharap tim OPSI terus bersemangat dan menjadikan pengalaman ini sebagai langkah mencetak generasi unggul Papua. Terima kasih yang tulus kami sampaikan kepada YPMAK atas dukungan yang senantiasa diberikan,” tutur Elpianus. (ots-1)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP