BERITA UTAMAMIMIKAYPMAK

YPMAK Menjangkau yang Jauh dan Menjaga yang Rentan

120
×

YPMAK Menjangkau yang Jauh dan Menjaga yang Rentan

Share this article
Pemeriksaan kesehatan oleh tim Kampung Sehat YPMAK bekerjasama dengan petugas kesehatan Dinas Kesehatan Mimika.

Timika, fajarpapua.com – DI bentang pesisir Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, akses terhadap layanan kesehatan bukanlah sesuatu yang mudah dijangkau.

Jarak geografis, keterbatasan fasilitas, serta minimnya tenaga kesehatan menjadikan upaya promotif dan preventif sebagai strategi utama dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.

iklan

Dalam konteks inilah, Program Kampung Sehat yang diinisiasi oleh Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menghadirkan pendekatan kolaboratif berbasis komunitas.

Bekerja sama dengan Puskesmas Pembantu Wumuka, tim Kampung Sehat melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga Kampung setempat.

Kegiatan ini secara khusus menyasar kelompok dewasa dan lanjut usia (lansia), yang secara epidemiologis memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit tidak menular (PTM).

Fasilitator Lapangan Program Kampung Sehat YPMAK di Kampung Wumuka, Yotam menjelaskan bahwa pemeriksaan meliputi deteksi dini beberapa indikator utama PTM. “Kami bekerja sama dengan pustu melakukan pemeriksaan kesehatan warga di sini. Pemeriksaan itu meliputi penyakit asam urat, kolestrol dan gula darah,” ujar Yotam.

Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Dalam perspektif kesehatan masyarakat, peningkatan prevalensi PTM seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan metabolik lainnya menjadi tantangan serius, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan lanjutan.

Pemeriksaan rutin yang dilakukan setiap bulan di Kampung Wumuka menjadi bentuk intervensi preventif yang penting untuk menekan risiko komplikasi jangka panjang. Kegiatan skrining ini tidak hanya berfungsi sebagai deteksi dini, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat.

Warga didorong untuk memahami kondisi tubuh mereka serta melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Selain fokus pada PTM, program ini juga menaruh perhatian besar pada pengendalian penyakit menular, khususnya malaria yang masih menjadi endemis di wilayah Papua. Salah satu intervensi yang dilakukan adalah penyemprotan indoor residual spraying (IRS) atau penyemprotan residu dalam ruangan (PRDR).

“Kami berkunjung ke rumah warga untuk melakukan penyemprotan. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran malaria,” ujar Yotam.

Pendekatan IRS merupakan strategi berbasis bukti dalam pengendalian vektor nyamuk Anopheles, yang efektif mengurangi transmisi malaria di wilayah endemis. Namun demikian, keberhasilan metode ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Tim Kampung Sehat dan tenaga kesehatan dari Pustu Wumuka juga secara aktif mengedukasi warga untuk mengelola lingkungan tempat tinggal agar tidak menjadi habitat berkembang biak nyamuk, seperti genangan air dan area lembap di sekitar rumah.

Integrasi Promotif melalui GERMAS Pendekatan holistik dalam Program Kampung Sehat juga tercermin melalui integrasi kegiatan promotif seperti senam bersama. Pada hari yang sama dengan pemeriksaan kesehatan, warga Kampung Wumuka mengikuti kegiatan senam Jumat yang digagas melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Aktivitas fisik kolektif ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi menjadi medium sosial untuk memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya gaya hidup sehat.

Dalam konteks kesehatan masyarakat, intervensi berbasis 8 komunitas seperti ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan. Menutup Kesenjangan Akses Layanan Kampung Wumuka merupakan salah satu wilayah pesisir pedalaman yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

Letaknya yang jauh dari pusat kota Timika membuat masyarakat sangat bergantung pada layanan dasar yang tersedia di tingkat kampung, seperti Pustu dan tim Program Kampung Sehat. batasan, upaya kecil namun konsisten seperti pemeriksaan rutin, penyemprotan malaria, dan kegiatan promotif terbukti mampu memberikan dampak signifikan.

Di Kampung Wumuka, kesehatan bukan hanya soal layanan medis, tetapi tentang bagaimana komunitas bergerak bersama menjaga kehidupan. Dari pesisir yang jauh, sebuah model intervensi kesehatan berbasis kolaborasi tumbuh—menjangkau yang sulit dijangkau, dan menjaga mereka yang paling rentan. (ots-2)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP