Lewati ke konten utama

Tanggapi Rencana Polisikan Yohanes Kemong, Simon Ingatkan Lemasa dan Lemasko Tidak Main Lapor

fajar PapuaPenulis
03.52 WIT3 menit baca10 dibaca
Simon Kasamol
Simon KasamolFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Posisi pak Yohanis Kemong, beliau sebagai juru bicara bupati, tapi ingat melekat sebagai tokoh intelektual Amungme.

Jadi, urusan menyangkut hak-hak wilayah masyarakat adat, sebagai tokoh intelektual beliau memiliki hak untuk menyuarakan.

Jadi tidak ada perbedaan. Kapan beliau menyampaikan hak-hak dalam pemerintahan maupun hak-hak dalam masyarakat adat.
Itu yang kami klarifikasi saat ini.

Daei fakta ini, kami OKIA ingatkan, stop pakai pola ataupun cara-cara seperti ini, membungkam, ingat baik-baik Lemasa dan Lemasko. Setiap ruang demokrasi disampaikan langsung dilaporkan polisi.

Fungsi Lemasa Lemasko itu apakah memenjarakan orang/masyarakat? Urusan masyarakat saja tidak beres kok, segera evaluasi diri. Siapa aktor dibalik ini? Stop yah dengan cara-cara atau pola-pola seperti ini.

Kalian itu lembaga publik, wajar kalau diperbaiki atau dikoreksi. Itu honai lembaga masyarakat adat. Kalau anak-anakmu salah, panggil kita bicara, kalau salah kita perbaiki kalau benar kita pertahankan.

Apa yang terjadi kalau pernyataan seperti itu kita baku bermusuhan, ingat Lemasa dan Lemasko ada kubu-kubuan yang terjadi. Kalau hari ini tidak terjadi klarifikasi lalu apa kabar di lapangan.

Bicarakan sama-sama di honai, jangan bicara dari jauh baru saling lempar dan bermusuhan, kami sampaikan supaya menjadi koreksi kita bersama sekaligus menjadi pernyataan klarifikasi.(rul)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.