Lewati ke konten utama

Polisi Diserang di Yalimo, Wakapolres dan Kasat Lantas Jadi Korban

Redaksi FPPenulis
00.41 WIT2 menit baca128 dibaca
cf5e0f29 ab8c 460c a2cf cd703d08b105
cf5e0f29 ab8c 460c a2cf cd703d08b105Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diserang massa di Kampung Landikma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Kamis (29/2/2024).

Insiden ini diduga berawal dari keributan di Kantor Bawaslu yang melibatkan masyarakat dari Kampung Landikma, Distrik Abenaho, yang merasa keberatan atas dugaan kecurangan suara saat pleno di Distrik Abenaho.

Wakapolres Yalimo, Unding Alimuddin mengemukakan penyerangan terjadi setelah kelompok massa dari Distrik Abenaho tiba di Kantor Bawaslu menggunakan tiga mobil dan membawa senjata tajam.

“Mereka langsung melakukan keributan di tempat tersebut. Meskipun anggota Polri segera merespons dan datang untuk mengamankan situasi, mereka malah diserang balik oleh massa yang sudah memanas,” ungkap Wakapolres.

Lanjutnya, dalam kejadian ini, Wakapolres dan Kasat Lantas Polres Yalimo menjadi korban serangan. Wakapolres mengalami luka akibat lemparan batu di tangan, sementara Kasat Lantas Polres Yalimo terkena anak panah di pinggang.

“Meskipun demikian, berkat respons cepat dari anggota Polres Yalimo, kejadian ini tidak berujung pada luka serius,” kata Kompol Unding Alimuddin, S.Sos., M.M

Wakapolres menekankan pentingnya kesiagaan anggota Polri dalam menghadapi situasi yang tidak terduga. Perintah untuk tetap siaga diberikan sebagai langkah preventif agar anggota Polri dapat merespons dengan cepat dalam situasi darurat.

“Insiden penyerangan terhadap anggota Polri ini menunjukkan kompleksitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah. Semoga penyelesaian yang damai dapat ditemukan untuk mengatasi perbedaan pendapat dan menjaga kestabilan di wilayah tersebut,”tutup Wakapolres Yalimo Kompol Unding Alimuddin, S.Sos MM.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.