Lewati ke konten utama

Diplomat TPNPB OPM : Kami Bebaskan Pilot Susi Air Karena Kasihan Sudah Ratusan Anggota TNI-Polri Gugur

Redaksi FPPenulis
22.49 WIT1 menit baca26 dibaca
IMG 20240804 WA0095
IMG 20240804 WA0095Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Diplomat TPNPB OPM John Anari memberikan tanggapan terkait keraguan Polri atas rencana pembebasan Pilot Susi Air oleh kelompok Egianus Kogoya sebagaimana disampaikan Jubir TPNPB OPM, Sebby Sambom.

Dalam siaran tertulisnya Minggu (4/8), John Anari mengatakan, pembebasan sandera dilakukan lantaran TNI Polri terbukti tidak mampu membebaskan Philips Mark Mehrtens dari tawanan OPM sejak dua tahun lalu.

"Kami melepas sandera karena masalah humanitarian dan hanya mau test kemampuan TNI POLRI untuk membebaskan sandera. Ternyata hampir ratusan TNI POLRI gugur serta puluhan intelligen, sedangkan anggota TPNPB kurang dari 20 orang yang jadi korban. Ini sangat memalukan TNI POLRI karena tidak mampu bebaskan sandera," katanya.

Menurut dia, seperti tahun 1996 Team Lorentz disandera OPM namun dibebaskan oleh tentara bayaran dari Inggris dan Helicopter ICR membantai masyarakat pribumi di Geselema.

"Saya punya video dokumenter asli milik tawanan akan jadi bukti seret Indonesia ke Mahkamah PBB," tegasnya.

Sebelumnya Sabtu (3/8) Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Bayu Suseno menyebut kelompok itu sudah berkali-kali menyatakan bakal membebaskan Philip. Namun, pembebasan tidak juga dilakukan.

"Mereka sudah berkali-kali mengatakan hal itu dari tahun lalu, realitanya mana? Mulai dari menjelang Natal 2023, Tahun Baru 2024," kata Bayu dikutip dari media CNN.(red)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.